Inspirasi Rumah Minimalis Keluara Kecil Dikawasan Perkotaan

Kebutuhan hunian untuk sebuah keluarga kecil dikawasan urban tak memenuhi persyaratan rancang bangun compact diatas lahan terbatas serta pencapaian program ruang yang matang. Dengan luas tanah hanya 120 meter persegi dan luas bangunan 150 meter persegi, parameter clean dan simple look pada rumah ini menjadi gambaran ruang huni modern berkonsep urban retreat yang patut diidamkan. Arsitek dalam mengolah potensi cahaya natural dan sirkulasi udara secara optimal bagi hunian modern tropis.

 

Ruang hunian tampak clean dan comfortable karena barang yang tersimpan terorganisasi dengan baik, hingga aktivitas penghuni menjadi teratur. Kesan interior yang clean dikemas dalam kombinasi warna putih dan abu-abu, ditambah dengan warna pendukung dari perabotan rumah sehingga menunjang mood ruang yang diinginkan. Furnitur ditambah aksen alami dari kayu dan marmer.

Arsitek memainkan fasad rumah dengan merancang carport searah dengan pintu masuk untuk memaksimalkan lahan. Visualisasi fasad muka bangunan diupayakan tampil apa adanya untuk mencerminkan masing-masing fungsi ruang. Lantai dua merupakan master pavilion dengan setback agak kebelakang, sehingga dari jalan hanya terlihat teras balkon.

Terpenuhinya kebutuhan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang lancar disebuh rumah berlahan terbatas diperkotaan bukan impian semata. Pada tengah ruangan terdapat void untuk memberikan sirkulasi udara yang lancar. Hal ini menjadi alternatif yang melahirkan hunian idaman sebagai upaya penyegaran ditengah teriknya udara kota.

Ruang hunian tampak clean dan comfortable karena barang yang tersimpan terorganisasi dengan baik, hingga aktivitas penghuni menjadi teratur. Kesan interior yang clean dikemas dalam kombinasi warna putih dan abu-abu, ditambah dengan warna pendukung dari perabotan rumah sehingga menunjang mood ruang yang diinginkan. Furnitur ditambah aksen alami dari kayu dan marmer.

© Copyright 2021 ConArch Studio. All Rights Reserved.